Catatan Si Bunga Bakung

Categories Pengalaman, Tips & Trik

Bunga bakung jangan salah prioritas
Yang memandang sampai bertanya, “kenapa sering sedih?”
Padahal membahagiakannya yang utama
Kunci surganya juga menjadi sederhana
Tapi malah sering sedih dan murung lantaran tidak percaya diri
Dari dulu bunga bakung ini suka menyalahkan diri sendiri
“Ayo, jangan rendah diri begitu, jadilah dirimu sendiri,” katamu

Ah, benar juga
Meski belum berada di tempat yang diingini, belum bisa menjadi semua yang diingini, masih banyak kurangnya begini
Paling tidak bunga bakung bisa terus mekar tersenyum
Jika itulah peluang terbesar untuk mendapat ridha pencipta-Nya,
Sederhana bukan?

–ditulis oleh seorang perempuan yang rumit.

Rasulullah SAW ditanya; siapakah wanita yang paling baik? Beliau menjawab: “Yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, taat jika diperintah suaminya dan tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci suaminya.” (HR. An Nasa’i, shahih)

Catatan, “menyenangkan bila dipandang” artinya: memiliki inner beauty.
– Ada aura keteduhan karena sering terkena air wudhu
– Semakin indah dengan senyum setiap kali bertemu suaminya
– Ada pancaran keikhlasan di wajahnya
– Ada pancaran rasa syukur hidup sebagai istri dari suaminya
Sebab semahal apapun make-up, takkan menyenangkan dipandang bila selalu cemberut, suka berkeluh kesah dan marah-marah. Meski berhias juga tetap perlu apalagi di saat-saat tertentu, jiwa yang cantik ditambah rias yang cantik adalah kecantikan di atas kecantikan. Agar suami semakin senang, semakin sayang.😊

Please follow and like us:
Sementara dikelola oleh Faizal Widya Nugraha S.Kom, M.Eng dan istrinya, dr. Zahrin Afina. We write anything in mind.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *